Cerita yang Bergerak dari Mata

Ada 0 Komentar

angin datang terbangkan segala cerita menuju jauh
barangkali menuju gunung yang julang di depan rumahmu
tempat malaikat merencanakan takdir di pekatnya malam

malam datang, mulutnya semburkan dingin
pelukan rekat, tepis kalut
kita saling menatap
cipta rindu binar
cerita-cerita bergerak dari mata

tetumbuhan sedang ranggas di mataku yang kemarau
tanah retak mengubur mimpi-mimpi
hujan hijrah

di sini di tanah lapang jauh dari rumah
kita merajut temali
menyimpul hati pada satu cinta
aku menjelma kamu
kamu menjelma aku

tetumbuhan boleh ranggas di mata
hujan boleh hijrah
angin boleh datang porandakan segala yang ada
tanah tak apa retak
sebab aku dan kamu telah jadi KITA
menjelma bunga-bunga…

Tamarunang, 16/9/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google+

Isi Blog